Tanggal 1 Agustus besok, saya akan genap tinggal di sini selama lima belas bulan.
Ermmm.
Kalo di pikir pikir waktu cepet banget berjalan. Saya pun kadang ketika bangun tidur masih ngerasa gak percaya kalo saya masih ada di sini.
Perasaannya sih campur aduk, antara kesel masih terperangkap di sini dan bersyukur.
Artinya udah 15 bulan saya pisah dengan keluarga, sahabat, dan polusi ibukota.
Udah beberapa momen bahagia saya lewatkan, seperti pernikahan dua sahabat saya, kelahiran anak pertama seorang sahabat, dan betapa sekarang si Gendis udah pinter banget ngoceh.
*sigh*
Minggu lalu saya benar benar ada di titik terendah selama saya tinggal di sini.
Patah hati *eh kapan jadiannya?* :D
Kaki yang bengkak segede gaban gara gara jatuh di eskalator Gare du Nord Paris.
Pleus masalah birokrasi di HU Berlin yang berujung pada tidak diterimanya saya di Uni idaman tersebut. Uni yang saya pikir berisikan orang orang kompeten, ternyata..yah begitulah..
Pleus lagi pikiran kalau minggu depan bulan Ramadhan akan dimulai dan awal September adalah Hari Raya Idul Fitri dan itu tandanya saya akan melewatkan lagi kesempatan kumpul dengan keluarga.
Di saat seperti itu saya benar benar putus asa dan sangat ingin pulang ke rumah, karena biasanya ketika saya nge-drop, saya bisa mengetuk kamar ibu saya kapan saja hanya untuk menangis sampai puas di pelukan beliau.
Saya sangat rindu pelukan beliau yang menenangkan dan jika beliau berkata semuanya akan baik baik saja, itu bukan sekedar ucapan penenangan belaka, tetapi memang karena saya yakin dan percaya semua akan baik baik saja.
Hmmfff...
Saya kesepian.
Iyah. Saya akui itu.
Memang saya punya banyak teman dan sahabat baru, tetapi tetap saja ada rasa dimana semuanya tidak lengkap.
Ya. Keluarga.
Tetapi saya akan berumur 26 tahun ini. Sudah lewat seperempat abad, dan sudah sepantasnya saya tidak banyak mengeluh. Sudah sepantasnya saya menelan semuanya bulat bulat dan sepenuhnya sadar bahwa ini semua adalah harga yang dibayar atas sebuah mimpi.
Sudah sepantasnya saya bersyukur bahwa di balik rengekan saya itu, saya masih diberi banyak kenikmatan.
Seperti keluarga asuh saya yang masih mau menampung saya walaupun secara resmi saya bukan Au Pair mereka lagi.
Kemudian saya telah diberi kesempatan menjadi praktikan di even internasional Jakarta Berlin Arts Festival.
Lalu saya telah mendapat admission letter dari dua universitas di Jerman. Satu universitas untuk jurusan South East Asian Studies dan satu universitas bekerja sama dengan Universitas di Denmark untuk jurusan European Studies. Artinya untuk universitas kedua, saya mempunyai kesempatan untuk mendapatkan double degree :)
Ditambah aplikasi beasiswa saya sedang memasuki proses akhir :)
Alhamdulillah.
Sebenernya saya masih menunggu jawaban dari satu universitas idaman saya, dan sejauh ini saya belum memberikan jawaban untuk kedua universitas tersebut.
Tetapi saya tetap bersyukur karena mimpi dan rencana saya satu satu telah bisa saya raih.
Ya semoga bisa terus fokus dan menjalani semuanya dengan ikhlas.
HAHAHAHAHA. Dan sekarang saya terdengar seperti seorang motivator picisan ;)
Rgrds,
.putt.
ps: I have a new homepage here. Just take a peek in my tumblr page if you wanna know about my whole shitty love story..
0 commentaire:
Post a Comment